Thursday, December 25, 2014

Pak Polisi Mengintrograsi Tersangka


Humor Batak
PAK POLISI : di mana kamu tinggal ???
TERSANGKA : saya tinggal bersama orang tua
saya pak
PAK POLISI : di mana orang tua kamu
tinggal ???
TERSANGKA : mereka tinggal bersama saya
pak ...
PAK POLISI : di mana kalian semua tinggal ???
TERSANGKA : kami semua tinggal bersama
pak ..
PAK POLISI : argggghhh maksud saya rumah
kamu di mana???
TERSANGKA : rumah saya dekat tetangga saya
pak ..
PAK POLISI : ( kesal ) '' jawab serius
weyyyyy ,,, rumah tetangga kamu di mana ???
TERSANGKA : kalo sya kasih tau bapak engga
mungkin percaya!!! ..
PAK POLISI : tenang saja ,,saya pasti percaya
ko ..... '' EMANGNYA DI MANA RUMAH
TETANGGA KAMU ????
TERSANGKA : di samping rumah saya ..
PAK POLISI : ( Gubrakkkkkkkkkkkkkkkkkkk )

Marliturgi Tikki natal


Humor Batak - Natal
Natal
Dung malum sahit ni sii ospen
lao ma ibana latihan natal,
mandokkon sipajojoron..
Dung sahat di gareja hundul ma
ibana di jolo paima giliranna
leturgi paduahon.
Dung adong hira hira sampulu
minit di gorahon protokol ma
asa masuk leturgi paduahon,
huhut di jou akka goarna.
(Andi, ospen, luhut, rinta,tiur,
tomos)
Marbaris ma nasida di jolo..
Di dok si Andi on ma leturgina
gogo "
Dung sae si andi ittor di dok si
ospenon ma leturgina "
pamilangan parjolo ma I, uju di
gonggomi si kerenius tano siria"
masuk ma muse tu giliran ni si
luhut, inttor di dok siluhut on
leturgina gogo..sogoni ma tu
namangihut...
…_____________
Dung sae nasida latihan natal ,
mulak na na sida sian gareja...
Ittor ro ma si andi di dapotton
ma si ospen, jala di goltuk, "oi
ospen, boasa di dok ho goarni
Bapak ku, pala gogo di dok ho, di
goltoki ma attong si ospen on"
ittor ro muse si luhut di dapotton
si ospen on , ittor di piltik
pinggolna, " sahali nae di dok ho
goarni omakku, anggo hope
ikkon hu paspas, hu pasuda,
molo dang hu parsilawar
ganjang igung mu" dang hu
boto aha salakku, didok ho hu
dok goarni among mu, di ho
muse hu dok goarni inong mu,
hape soadong hudoki.
Ittor di alusi si andi goarni bapak
ku si kerenius, ittor di dok si
luhut muse goarni omak ku si ria
do, makana hu piltik pinggol mi..
--------------- ---
Dung dapot tagl 25 desember
marnatal ma attong na sida da.
Dung masuk leturgi parjolo ittor
di dapotton si andi dohot siluhut
ma si ospen di dok ma "awas ho
unang dok gaorni bapak ki inna
si andi, di dok si luhut muse so
hu paspas ho molo di dok ho
muse goarni omak ki"
Dung masuk leturgi padua hon,
sae busisaon ma sii ospenon,
taroktokan sampe keringat
dingin, dung di dok si andi
leturgina ittor di lean si andi
mikrofon on tu si ospen ittor
sipma si ospen on di dok ma
leturgina "pamilangan parjolo
mai uju di gonggomi bapak ni si
andi tano ni umak ni si luhut"
Ittor mekkel sude ruas I......@”>
±<”}^ %>&<”>kwkwkwkwkwkwkw

Wanita berbaju putih


Wanita berbaju putih itu..???
Suatu waktu ada sebuah keluarga besar yang
sedang menghadiri kawinan saudaranya, dengan
mengendarai mobil,mulai dari bapak,ibu, anak
sampai neneknya.
Ternyata acaranya selesai sampai larut malam,
tapi mereka tetap berencana untuk pulang.
Waktu perjalan pulang mpbilnya mogok. Karena
bosan didalam mobil semua penumpang turun.
Ternyata mogoknya di daerah yang sepi dan
dekat dengan kuburan. Akhirnya mobilnya pun
bisa jalan lagi, semua penumpang bergegas naik.
Mobil baru berjalan beberapa meter, sang bapak
tanpa tidak sengaja melihat sesuatu melalui kaca
spion, dia sangat terperanjat dan ketakutan.
Dengan cepat dia berkata: ''jangan melihat
kebelakang'' agar anggota keluarganya tidak ada
yang panik, lalu mobil pun dikebut.
Sampai di rumah sang istri yang heran dengan
keadaan tadi pun bertanya kepada suaminya
''emang tadi bapak lihat apa sih kok kayaknya
ketakutan banget?''
tadi saya melihat seorang berbaju putih dan
rambutnya panjang melambai-lambaikan
tangannya , ''ihh seram sekali'', kata suaminya.
Baru selesai berbicara datang anaknya yang
masih kecil dan bertanya pada papanya, ''pak,
nenek kemana sih, kok dari tadi nggak
kelihatan?''.

Naek Pesawat


Humor Batak
Amatta dohot inatta marpesawat sian Medan tu
Jakarta.

Adong ma amatta dohot inatta naeng tu jakarta
marpesawat sian Medan, pas menuju tu pesawat
digorahon inatta i ma
pabboan barang na i.
Inatta : "tu ginjang ma baen barang
nami i da amang asa mura buaton annon alana
parjolo do ra anon hami turun" (maksudni inatta i
tu
ginjang ni pesawat i ma ninna di
ikkat barang na i)
Pamboan barang : "ai dang sampri on
inna hamu inang".
Pas di bagas pesawat dipatorang
pramugari ma akka sipatorangon hape kebetulan
amattai RAJA PARHATA,, Bah nga mandok hata
inatta an terpaksa ikon appuonku anon (nina
roha ni amatta i..)
Holan sae pramugari i memperagahon langsung
jongjong amatta i,,

Amatta : "jadi.. Mauliate ma.. Nunga di pasahat
hamu nakaning hata nauli hata na denggan apala
di tikki on.
Jadi tiopon nami
ma i nian sai unang muba unang mose." "Songon
ni dok ni situa tua ma nina...
Hau sigala-gala ma nina pajjakitan ni si jakkeus,,
manang tu dia pe hita saluhut mangalakka sai
tong ma diramoti Tuhan
Jesus..
Las gabe di alusi sude akka penupang i ma;;
"Eeemmmmaaaatutu......"

Wednesday, December 24, 2014

Kakak Baluhap Benyanyi Natal


Humor Natal

Baluhap mendengarkan kakaknya berlatih menyanyi.

"Kak," katanya, "Aku berharap kakak akan menyanyikan lagu-lagu Natal."

"Usul bagus dari kamu, Baluhap," jawabnya, "tapi kenapa?"

  Baluhap menjawab, "Agar aku cuma mendengar suara kakak setahun sekali!"

Humor Kalau Jodoh Tidak Akan Keman


Baluhap dan Nurmince adalah pasangan pengantin baru. Keduanya sedang bernostalgia masa-masa sebelum mereka menikah sambil menikmati acara TV malam itu. Ditemani dengan makanan dan minuman ringan, keduanya memulai obrolan mereka di atas sofa berwarna merah.
Nurmince       : “Yah, lucu deh.”
Baluhap          : “Lucu kenapa, Bun?”
Nurmince       : “Lucu kalau ingat kita dulu. Bunda nggak pernah nyangka kalau kita akhirnya menikah seperti sekarang ini.”
Baluhap       : “Iya juga sih, Bun. Itu semua karena surat Ayah kan, Bun?”
Nurmince       : “Iya. Dulu gimana sih ceritanya sampai surat itu ada di buku Bunda?”
Baluhap       : “Ehmmm….”
Nurmice       : “Kok malah ehmmm?”
Baluhap       : “Jadi gini ceritanya, Bun. Karena Ayah merasa sudah jomblo terlalu lama dan lelah ditolak terus menerus oleh gebetan Ayah, maka Ayah memutuskan untuk menulis surat cinta sebanyak-banyaknya. Nah, waktu itu Ayah selipin deh surat-surat ayah itu dan ternyata hanya Bunda yang membalas suratnya. Jodoh memang tidak akan kemana ya, Bun? Padahal kan Ayah nggak setampan mantan pacar Bunda. Bisa Bunda lihat sendiri berapa cewek yang tolak Ayah.”
Alya       : “???”

Poltak Menghapal PANCASILA


 Humor - Pancasila

Bu Guru Nurmince: "Selamat pagi anak-anakku semuanya,,,!"
Murid-murid: "Selamat pagi juga, Bu Guru,,,!"
Bu Guru Nurmince: "Nah kita lanjutkan pelajaran kita yang tertunda minggu lalu,,,! Kalian sekarang buka buku paket Pancasila halaman 13,,,!"
Murid-murid: "Baiiik, Bu Guruuu,,,!"
Bu Guru Nurmince : "Coba kamu POltak, sebutkan 5 sila dari Pancasila kita,,,!"

Poltak (Mikir Keras): "Ng,,,ng,,, waduuuh saya lupa lagi, Bu Guru,,,?"
Bu Guru: "Sampai kelas 6 SD seperti sekarang kamu belum hafal sila-sila Pancasila,,,?"
Bu Guru: "Kali ini Bu Guru kasih kesempatan kamu menghafal dan minggu depan kamu harus dengan lantang membaca di depan kelas,,,!"POltak: "Iy,,,iy,,, iyaaa, Bu Guruuu,,,!"
Begitu sampai di rumah Poltak serta bertanya ke Bapaknya yang sedang minum kopi bersantai di teras depan rumahnya,,,Poltak : "Pak, Bapaaak,,,! Sila pertama Pancasila apa ya,,,?"
Bapak Poltak (Kaget Bukan Kepalang) "Bahhhhh,,,! Kamu ini dasaaar,,,!"

Poltak: "Oh itu ya, terimakasik, Pak,,,!"
Lalu Poltak bertanya kembali kepada mamaknya yang tengah asyik menyicipi masakan,,,

Poltak: "Maaf ya, Mak,,,! Sila kedua dari Pancasila kita itu apa, ya,,,?"
mamak Poltak: "Oooh nikmatnyaaa,,,!"
Poltak: "Makasih, Mak,,,!"
Nggak lama kemudian, Poltak bertanya lagi ke kakaknya yang sedang nonton konser The Rolling Stones di TV,,,

Poltak : "Menurut Kakak sila ketiga dari Pancasila itu apa, sih,,,?"
Kakak Poltak: "Yeah, yeah, yeah, The Rolling Stones,,,!"
Poltak: "Kereeen,,,!"
Kebetulan ada pengamen yang sedang beraksi dan nggak lupa POltak bertanya,,,
Poltak: "lae tau nggak Sila Keempat Pancasila,,,?"
Abang Pengamen (Sambil Bernyanyi): "Memang betul,,,! Tul,,, tul,,,!"
Poltak : "Waaah suara si Abang bagus banget,,,!"
Poltak melihat adiknya lari-lari pulang ke rumah, dan tampaknya baru saja berantem,,,
Polta : "Weeh, weeeh jangan marah-marah dulu,,,! Kamu tau nggak Sila Kelima Pancasila nggak, Dik,,,?"
Adik Poltak (Sambil Ngepelin Tangan): "Gw tunggu elu di lapangan,,,!"
Poltak: "Waaah jawabannya sangar gitu, euy,,,!"
Setelah satu minggu ia mendapatkan jawaban dan mencoba menghafal Sila-sila Pancasila, Poltak sudah siap untuk menjawab pertanyaan Bu Guru,,,
Bu Guru Nurmince: "Selamat pagi anak-anakku semuanya,,,!"
Murid-murid: "Selamat pagi juga, Bu Guru,,,!"
Bu Guru Nurmince: "Seperti janji Bu Guru minggu kemarin, Bu Guru ingin Poltak ke depan kelas untuk secara lantang mengucapkan sila-sila dari Pancasila kita,,,!"
Poltak: "Busyeeet,,,! Kamu ini dasaaar,,,!"
Bu Guru Kaget dan menjewer telinga Poltak,,,
Poltak: "Oooh nikmatnyaaa,,,!"
Bu Guru Nurmince: "Grrr,,,! Siapa yang mengajari sila-sila Pancasila seperti itu,,,?"
Poltak: "Yeah, yeah, yeah, The Rolling Stones,,,!"
Bu Guru Nurmince: "Wah, wah wah,,,! Beneri-bener kamu ini anak bandel,,,!"
Poltak: "Memang betul,,,! Tul,,, tul,,,! Memang betul,,,! Tul,,, tul,,,!"
Bu Guru Nurmince: "Kalau begitu Bu Guru akan melapor ke Bapak Kepala Sekolah,,,!"
Poltak: "Gw tunggu elu di lapangan,,,!"
Bu Guru Odah: "&%$#@&%$#,,,???"

Kisah Baluhap Di Las Vegas


Baluhap mendapat hadiah undian untuk berlibur ke Las Vegas. Setelah
sampai di sana Baluhap pun masuk ke sebuah bar, dia melihat seorang pria berkata kepada bartender,
"JACK DANIELS, SINGLE".
Lalu bartender memberikan segelas minuman yang dimaksud.
Tak lama kemudian datang lagi pria lain dan berkata kepada bartender,
"JOHNNY WALKER, SINGLE".
Lalu bartender memberikan segelas minuman yang dimaksud.
 Baluhap pun mengamati 2 pria tersebut dengan seksama dan tak lama kemudian dengan percaya diri Memet pun berkata kepada bartender
"BALUHAP SIAN SIPIONGOT, MARRIED". kwkkwkkwwkkwkwkw